best digital marketing forever!

Taktik Cantik Penulis Konten SEO Hadapi Hambatan Menulis

taktik-cantik-penulis-konten-seo-hadapi-hambatan-menulis

Aktivitas menulis untuk SEO punya tingkat kesulitan yang sama dengan tujuan – tujuan menulis lainnya. Kalau seseorang belum cukup dalam menyelami dunia optimasi pasti mereka akan mamandang sebelah mata aktivitas ini.

“Artikel untuk SEO ‘kan tinggal salin atau modifikasi saja artikel dari referensi.”

“Yang penting bikin sebanyak – banyaknya, terus bangun link supaya punya nilai di mata Google.”

Itu beberapa contoh komentar dari mereka yang belum berhasil memaknai pembuatan konten untuk SEO.

Jika kamu adalah penulis blog khususnya yang menerapkan teknik optimasi dan masih gemar melontarkan kalimat semacam itu maka artinya kamu gagal fokus. Sebab kamu akan menulis seperti robot dan hanya berorientasi terhadap mesin pencari.

Membuat konten asal jadi dengan alasan kejar kuantitas agar Google sekiranya mau memandang blog mu layak direkomendasikan tidaklah benar.

Kita harus memaknai menulis konten untuk SEO sebagai salah satu upaya membagikan sesuatu yang bermanfaat. Jadi fokus kita melakukan itu bukanlah Google tetapi para netizen. Merekalah yang sebenarnya menentukan nilai dari website kita di dunia maya.

SERP atau halaman hasil pencarian Google adanya di dunia maya, bukan? Jadi raksasa search engine ini pun pasti memperhatikan kemauan netizen.

Karena itu kita tidak bisa sembarangan menulis.

Memang tidak mudah. Kami pun yang sudah lama bergerak di Jasa SEO dan telah membantu banyak klien mengisi laman blog websitenya mengakui ada kalanya hambatan menulis dialami tim kami.

Apa Sebenarnya Hambatan Menulis Itu?

Hambatan menulis atau yang bagi kalangan penulis disebut dengan istilah keren writer’s block ialah suatu kendala dimana penulis tak kunjung mampu merangkai kata untuk membuat tulisan terbaru.

Begini Rasanya Tertimpa Writer’s Block

Kala hambatan itu datang yang hanya bisa kita lakukan hanyalah termenung. Layaknya sedang menanti turunnya ilham, tubuh diam terpaku dengan pandangan tertuju ke langit – langit ruangan yang hampa.

Di hadapan kita sebidang layar komputer dengan putih dan bersihnya page program  MS Office Word dibiarkan terbengkalai.

Sungguh menyebalkan sekali. Apa kamu sudah pernah mengalaminya?

Akar Dari Hambatan Menulis

hambatan-menulis

Yang namanya kendala jelas harus diatasi. Namun sebelum itu lebih dulu kita harus tahu apa saja yang jadi latar belakang dari kendala tersebut.

Nah, ini dia akar atau penyebab dari hambatan menulis:

  • Ide dan inspirasi mentok.

Kami yakin jika diadakan survey terkait permasalahan ini maka penyebab utama bagi mayoritas penulis adalah karena ide serta inspirasi menemui jalan buntu.

Poin ini adalah sesuatu yang fundamental. Dari ide penulis bisa mulai membuahkan karya. Jadi otomatis ketika sudah mentok tulisan baru sulit untuk dihasilkan. Belum lagi jika inspirasi segar tak jua didapat.

  • Mengidamkan kesempurnaan.

Sifat perfeksionis dari penulis juga menjadi hambatan. Kesempurnaan yang diidam – idamkan setiap kali menulis tentu akan memberatkan. Sekedar untuk menuliskan satu kalimat pembuka pun takut tidak betul.

Akhirnya setelah lama waktu berselang tidak ada kata – kata yang dapat dirangkai. Ditambah dengan pertimbangan bahasan yang akan disampaikan menjadikan sifat perfeksionis ini begitu menghambat.

  • Mengkhawatirkan penilaian orang.

Tulisan kita nantinya akan dibaca orang lain, kira – kira mereka akan suka tidak ya?

Kalau diberi komentar jelek bagaimana?

Ah.. Pertanyaan ini benar – benar membuat kita kesulitan menulis. Bahkan kekhawatiran berlebih terhadap penilaian orang bisa membuat kita sama sekali berhenti menulis. Tapi jangan sampai itu terjadi.

  • Mood sedang tidak bagus.

Pengaruh mood sangat menentukan kinerja seorang penulis. Saat suasana hati sedang bagus – bagusnya sudah merupakan barang pasti artikel berkualitas bisa diciptakan. Jika sedang seperti itu menulis konten SEO oke dengan jumlah banyak dalam sehari juga tak masalah.

Akan tetapi ketika mood sedang tidak bagus mengolah pikiran untuk menemukan satu ide bahasan sulitnya minta ampun.

Taktik Cantik Penulis di JayaSEO Atasi Hambatan Menulis

Kini tiba waktunya kita masuk pokok pembahasan yang sudah kamu nantikan sejak pertama kali membuka halaman ini.

JayaSEO.com punya sekumpulan penulis yang tugasnya setiap hari menulis, menulis, dan menulis -kami inilah orangnya-.

Bekerja sebagai content writer tak ayal membuat kami acap kali diterpa hambatan menulis. Tetapi karena punya tuntutan tanggung jawab disini kami harus segera mengatasinya.

Ada taktik atau trik yang senantiasa kami terapkan sehingga tetap bisa membuat konten yang berkualitas, dapat dinikmati pembaca, bermanfaat dan mendukung kinerja SEO. Trik itu antara lain adalah:

Membaca Kumpulan Artikel yang Sudah Dibuat

Hal pertama yang biasanya kami lakukan yaitu membaca membaca kami artikel – artikel yang sebelumnya sudah kami buat. Hanya saja karena kami menulis untuk banyak klien kumpulan konten kami terdiri dari beberapa topik.

Nah, ketika kami sedang kebagian menulis untuk sebuah topik dan sulit mendapatkan inspirasi maka kumpuan artikel dari topik tersebut akan kembali kami baca.

Tapi tujuannya bukan untuk dibahas ulang melainkan sebagai cara untuk mengetahui hal baru apa yang bisa kita tulis sehingga posting di laman blog mampu mengusung penjelasan suatu topik secara lengkap dan mendalam.

Taktik ini juga boleh kamu terapkan. Misal pada kamu menemukan pada posting sebelumnya terdapat poin yang hanya disebutkan dan belum dikupas. Nah, kamu bisa menjadikannya ide tulisan pada konten terbaru.

Membaca Tulisan di Berbagai Sumber

Dari cara pertama tadi minimal kita sudah tahu ide apa yang mau diolah. Jika kemudian kita masih terhambat untuk mulai menulis karena kurangnya wawasan tidak ada salahnya membaca tulisan terkait di berbagai sumber.

Sebelum itu, ingat!! Jangan jadi penulis rendahan yang hobi menjiplak artikel orang.

Jadilah lebih elegan dengan menjadikan referensi sekedar sumber ilmu untuk menambah pengetahuan dan landasan yang membuktikan kebenaran dari apa yang kita sampaikan.

Referensi ya referensi, tulisan saya ya olahan pikiran saya sendiri.

Dengan banyak membaca berbagai tulisan dari sumber yang berbeda – beda maka pasti akan lebih mudah bagi kita mengembangkan sebuah pokok bahasan.

Memperbaiki Mood

mood-bagus

Dua langkah di atas sudah kita lakukan tapi masih sulit membuat jari menari di atas keyboard? Coba sadari bagaimana sausana hati kamu saat ini. Mungkin mood sedang turun sehingga produktifitas ikut menurun.

Jadi ada baiknya kita coba memperbaikinya. Secangkir kopi bagi penikmat kafein  sepertinya cocok untuk menstimulasi semangat berkarya. Mendengarkan lagu favorit juga bagus untuk dilakukan.

Pokoknya cobalah berbagai cara agar suasana hati tidak kelam namun memancarkan cahaya penuh inspirasi.

Singkirkan Hal yang Mengganggu

Faktor pengganggu dari luar juga ikut menghambat kita. Contohnya kebisingan dari suara mesin kipas angin di ruangan kita menulis, alunan musik terlampau kedisko – diskoan dari speaker HP orang di sekitar kita, dan sebagainya.

Jika itu mengganggu singkirkan saja sejenak atau jika tidak bisa pergilah mengindar. Lalu tenangkan diri. Biarkan tubuh ini sejenak merasa rileks agar rasa tertekan di kepala sirna.

Kondisi tubuh yang demikian tanpa terganggu oleh berbagai faktor eksternal mampu membuat kita lebih mudah dalam menyusun kata demi kata.

Menyusun Kerangka Tulis Lebih Dulu

Kali ini kita akan berbicara tentang cara sistematis. Menghadapi writer’s block bisa lebih ampuh teratasi dengan menyusun kerangka tulis terlebih dahulu. Cara ini sering kami lakukan. Bahkan hampir bisa dikatakan setiap saat.

Kerangka tulis membantu kita bagaimana harus memulai sebuah artikel dan mengerjakannya hingga selesai. Tidak perlu menyusunnya secara kompleks, cukup sederhana saja.

Intinya rencana penulisan tersebut mencakup poin – poin penting yang akan kita paparkan.

Secara benang merah akan ada bagian pembuka (intro menuju inti bisa berupa latar belakang pembahasan), bagian inti (pokok pembahasan isinya topik utama yang spesifik), dan bagian penutup (boleh berupa kesimpulan atau ungkapan penutup).

Mulai Menulis Secara Bebas

menulis-bebas

Banyak penulis mengeluhkan kendala untuk mulai menulis, yakti sulitnya menata kata – kata pembuka. Biasanya untuk mengatasi hal ini kami memakai metode menulis bebas.

Maksudnya, di awal – awal kami mulai menulis secara bebas tanpa terbebani dengan bobot bahasan. Kami biarkan kata demi kata mengalir dari benak kami.

Kemudian setelah dapat satu paragraf barulah dibaca kembali. Jika masih terkesan aneh dan tidak bisa menjadi pengantar menuju bagian inti maka perlu diubah. Perombakan bisa beberapa kata saja asalkan pada akhirnya dapat diperoleh kalimat yang tepat.

Melanjutkan tulisan tersebut kita bisa mulai membahas satu persatu poin yang sudah kita siapkan di kerangka tulisan sebelumnya.

Baik, itulah taktik kami mendobrak writer’s block.

Hambatan menulis sangat wajar kita alami. Itu terjadi akibat beberapa faktor seperti kesulitan menemukan ide, mood yang tidak mendukung, dan lain – lain. Ungtungnya ada bebarapa trik yang dapat kita terapkan agar lolos dari hambatan tersebut.