Update Algoritma Google Agustus 2018 Sebabkan Turunnya Peringkat Website

  • December 28, 2018
  • Blog

Sebagai penyedia jasa SEO harus kami akui beberapa bulan terakhir, tepatnya sejak Agustus 2018 beberapa website yang JayaSEO tangani mendapat peringkat yang berubah – ubah. Ada juga yang terus turun secara berkala.

Kendala ini terjadi tentu karena sebuah penyebab. Penting untuk kami sampaikan bahwa penyebab tersebut diluar kendali kami.

Latar belakang permasalahannya adalah sebuah faktor yang umum menjadi tantangan bagi praktisi SEO dari waktu ke waktu. Apalagi kalau bukan karena adanya penyegaran algoritma Google.

Disini kami bukan bermaksud curhat ataupun berkeluh kesah.

Artikel ini kami buat demi berbagi informasi bermanfaat untuk kamu terkait update algoritma Google di tahun 2018.

Melalui ulasan pengalaman kami dalam menyikapi pembaruan kali ini dengan upaya – upaya yang telah menunjukan hasil, kami harap setibanya di tahun 2019 kamu tahu hal apa saja yang perlu kamu hindari supaya tindakan optimasi kamu lebih akurat.

Secara khusus yang akan kami bahas adalah pembaruan yang muncul pada awal bulan Agustus lalu. Karena disitulah dampaknya begitu pekat terasa.

Respon terhadap update algoritma tersebut sungguh heboh. Bahkan kontak kami pun mendapat banyak telepon dari kalangan pebisnis online -di luar klien kami- yang meminta bantuan untuk  memperbaiki peringkat websitenya.

Dari situ kami sadar ternyata dampaknya dialami pegiat SEO secara menyeluruh.

Update Algoritma Google 2018 Dengan Efek Luar Biasa

Inilah Algoritma yang Diupdate

Jadi algoritma apa yang diperbarui oleh Google sehingga efeknya sangat besar?

Ini dia jawabannya.

Ternyata yang diupdate adalah broad core algorithm atau algoritma inti.

Dari informasi ini sebenarnya sudah bisa kita maklumi mengapa efeknya begitu luar biasa serta sulit diterka sebab yang disegarkan adalah inti algoritma mereka.

Jadi berbeda dengan algoritma seperti Penguin, Panda, Fred, dan sebagainya yang saat diperbarui kita bisa langsung tahu aspek apa dalam SEO harus ikut kita sesuaikan.

Dampak yang Kami Temukan

Terlepas dari banyak desas – desus seputar dampak dari update algoritma inti tersebut, kami akan menjelaskan dampaknya berdasarkan apa yang kami rasakan sendiri. Dan inilah dampaknya:

  • Peringkat website naik – turun.

Kami sebelumnya sudah sukses mengantarkan website para klien ke halaman satu. Bahkan banyak web dengan satu atau lebih kata kunci yang bertengger di peringkat pertama.

Namun seperti yang kami utarakan diatas terjadi gonjang – ganjing peringkat. Misal dua hari kemarin kami cek website berada di peringkat 5 kemudian kemarin pindah ke peringkat 7 dan hari ini ternyata naik lagi ke peringkat 4.

Kami tidak tahu apa yang sebenarnya dilakukan Google sehingga hal demikian terjadi. Mungkin pada pergantian posisi tersebut bertujuan untuk menawarkan hasil pencarian yang lebih variatif. Atau bisa jadi Google sedang mengetes mana sebetulnya website yang paling layak ada di atas bagi para pengguna.

  • Peringkat website terus turun.

Tidak sampai pada terjadinya “rolling” peringkat saja, ada juga website yang terhempas begitu saja dari halaman satu. Sudah begitu tidak kunjung kembali lagi ke posisi terbaik yang telah dicapai.

Bahkan peringkatnya terus turun. Disinilah kami mulai meningkatkan perhatian kami terhadap update algoritma Google tersebut.

Namun ada hal unik. Perubahan dan penurunan peringkat ini tidak dialami oleh website yang telah bertahan sejak dulu di peringkat pertama.

Kami yakin hal ini dikarenakan website tersebut telah mendapat kepercayaan dari sang Raksasa Search Engine tersebut melalui sinyal – sinyal yang relevan terhadap sebuah kata kunci.

  • Laman web yang muncul di SERP berubah.

Kemudian ada juga dampak lain yang dengan jelas bisa kami lihat, yakni berubahnya laman web yang muncul pada hasil pencarian.

Maksudnya begini, saat sebelumnya melalui layanan jasa SEO murah kami sudah mengunci home page sebagai target laman untuk tampil di SERP namun tiba – tiba tergantikan oleh laman lain.

Kasus yang paling banyak kami temukan laman posting blog lah yang kemudian muncul.

Kurang lebih 3 poin itulah dampak dari update Algoritma Google yang mulai kami rasakan sejak pertengahan Agustus 2018.

Penyebab Sebenarnya Setelah Update Algoritma

Untungnya setelah mengevalusi kinerja optimasi dan memperhatikan dengan seksama informasi update yang telah disebarkan Google serta mempelajari penjelasan dari sejumlah pakar SEO kami berhasil memahami penyebab utama atas kendala – kendala yang kami sebutkan di atas.

Silahkan tengok lagi pada kicauan ini.

Pada kicauan akun resmi tersebut, tersurat alasan bahwa tujuan Google merilis update Algoritma tak lain ialah “to improve our results” alias untuk meningkatkan kualitas hasil pencariannya.

Akan tetapi itu terlalu umum, semua algoritma diperbarui fungsinya guna memperbaiki kualitas. Sebagai contoh pembaruan algoritma Peguin yang kini semakin baik dalam memberantas website penuh spam.

Nah, melalui evaluasi kinerja SEO yang kami lakukan dari banyak website yang kami tangani kami pun menemukan apa yang sekarang menjadi fokus Google.

Dan ternyata . . .Konten menjadi pengaruh utama. Khususnya dari segi kualitas.

Temuan ini kami dapati dengan melihat bahwa website klien yang mengandung konten – konten berkualitas tinggi tetap bertahan di halaman satu.

Sudah begitu terjadi perubahan laman web pada SERP dari yang sebelumnya halaman depan beralih ke laman posting. Boleh dikatakan, di sisi lain algoritma juga telah mampu berfungsi untuk mengetaui apa yang diinginkan oleh pengguna ketika melakukan pencarian memakai sebuah kata kunci.

Apakah itu merupakan laman web berisi sebuah penjelasan seputar informasi tertentu? atau web dengan penawaran jasa maupun produk?

Berarti sekarang mesin pencari sudah benar –benar mengedepankan bobot / isi dari website.

Kesimpulan kami ini pun diperkuat oleh penjelasan yang dilontarkan banyak pakar SEO. Dengan serius mereka menekankan “Konten adalah Raja”.

Jadi penyebab turunnya peringkat website setelah update inti algorima Google dan sekilas mengenai solusinya adalah sebagai berikut:

  • Kualitas konten terlalu standar.

Disini konten ecek – ecek dari hasil copy paste sudah tidak perlu dibicarakan lagi. Jelas konten semacam itu tak punya nilai.

Bahkan kami sampaikan kepada kamu bahwa website dengan kualitas konten standar pun hanya akan dipandang sebelah mata oleh Google. Dengan demikian maka kamu harus memastikan konten yang kamu buat bermutu tinggi.

Jadi pada konten atau artikel yang kamu susun perhatikanlah: tingkat keterbacaan (enak dibaca), gambar – gambar pendukung, alur memikat, informasi super lengkap, pembahasan mengena, panjang tapi tidak membosankan, dan hal lain terkait penulisan.

  • Kebanyakan artikel kurang relevan dengan kata kunci.

Kumpulan artikel yang sudah kamu posting pada websitemu ternyata kurang relevan atau  pembahasannya hanya sedikit ‘menyerempet’ terhadap kata kunci?

Hati –  hati! bisa berisiko terdampak  update algoritma Google. Sesuai dengan yang kami sampaikan di atas, website klien kami ada yang tetap bertahan di posisi pertama dan alasannya menurut kami karena mesin pencari menilai website itu punya sinyal – sinyal nan relevan dengan kata kunci.

Salah satu sinyalnya adalah dari konten – konten di dalamnya. Semakin klop konten kamu dengan kata kunci tertarget, dijamin  situs kamu punya peluang besar mendapat peringkat teratas.

Cara membuat artikel dengan relevansi tinggi terhadap kata kunci sebetulnya tidak terlalu susah. Lihat apakah kata kunci kamu cakupannya umum atau spesifik.

Jika tergolong umum berarti banyak yang bisa kamu bahas. Namun kalau spesifik cobalah untuk bereksplorasi dengan memperluas sudut pandangmu akan keyword tersebut. Cara ini akan membantumu untuk menemukan ide tulisan baru tapi tetap relevan.

Sebaiknya kamu juga membaca: “Taktik Cantik Penulis Konten Seo Hadapi Hambatan Menulis

Ada hal penting untuk kamu catat:

Walaupun harus punya relevansi dengan kata kunci namun konten yang kamu buat tidak boleh terpaku pada satu kata kunci saja.

Jadi saat kamu akan menulis cobalah memakai sudut pandang pengguna search engine.

Contoh:
Seorang pengguna melakukan pencarian dengan kata kunci “sewa bus pariwisata”. Maka informasi yang mereka cari sangat beragam, mulai harga, jadwal keberangkatan, tempat penjemputan, tipe bus, tujuan, dan sebagainya.

Ketika kita sudah mengetahui apa yang sebenarnya dicari pengguna mesin pencari maka konten kita harus bisa menjelaskan tema dari informasi yang dibutuhkan tersebut secara lengkap.

  • Konten tidak mengusung sebuah penyegaran.

Inti algoritma Google yang disegarkan ternyata juga menuntut kita untuk menciptakan konten – konten segar.

Jika tidak maka si Mesin Pencari akan memandang website kamu basi dan tidak cukup menarik untuk direkomendasikan kepada pengguna.

Hindari memposting artikel  yang isinya sama saja dengan konten yang sudah banyak dibagikan oleh berbagai situs.  Jika pun terpaksa membahas topik serupa pastikan artikel kamu tetap mengusung penyegaran dengan memberikan pencerahan secara lebih baik.

Kamu dapat menyiasatinya dengan mengambil satu poin dalam pembahasan dan mengupasnya secara mendalam. Boleh juga memberikan pandangan pribadi kamu terhadap hal tersebut.

Seperti yang JayaSEO lakukan pada artikel ini. Di luar sana tentu kamu bisa menemukan banyak informasi tentang update Algoritma Google Agustus 2018.

Namun disini kami membahasnya berdasarkan pengalaman kami pribadi. Mengumpulkan apa saja yang kami temukan lalu menjabarkannya untuk menambah wawasan kamu.

  • Konten terlalu singkat.

Untuk mendapatkan konten berkualitas tinggi yang disukai Google dan bisa memberikan informasi lengkap kepada pembaca kita tidak bisa membuat konten yang terlalu singkat.

Jadi secara tidak langsung karena Google sekarang memprioritaskan website dengan mutu tinggi membuat artikel di bawah 400 kata sudah tak cukup lagi untuk mendongkrak peringkat di SERP.

Ketika kita menulis artikel panjang jangan sampai pembahasan kita melantur – lantur karena ingin mengejar jumlah kata.

Pembahasan wajib terfokus dan mengalir mengikuti alur penulisan yang baik. Sehingga secara sistematis poin – poin penting terkupas serta bisa dipahami secara beruntut melalui pola tulisan.

Saatnya bagi kita untuk lebih rajin menulis. Memang akan memakan waktu lebih banyak. Sebagai motivasi, yakinkan pada diri sendiri bahwa kita menulis untuk memberi manfaat kepada pembaca.

  • Tidak rutin mengupdate konten.

Penyebab terakhir dari turunnya peringkat website setelah update algoritma Google Agustus 2018 adalah karena konten tidak rutin diupdate.

Hal ini sebetulnya berkaitan juga dengan seberapa lengkap kita menyajikan konten yang bisa mewakili keseluruhan niche dari website yang kita kelola. Jika kita malas memposting artikel maka langkah menuju kesana tentu masih jauh.

Karena itulah Google pun akan mengesampingkan website kita dan memberikan peringkat terbaik kepada web dengan konten yang lebih lengkap daripada kita.

Memang ada website yang sudah tidak lagi update konten namun tetap bertahan kokoh di posisi teratas. Namun kembali lagi semua itu karena website telah punya konten yang mencukupi dan punya hubungan kuat terkait tema kata kunci.

Itulah penyebab sebenarnya yang mengakibatkan penurunan peringkat website di SERP setelah Google melakukan update Algoritma.

Kesimpulan dari pembasan ini adalah:

Pada Agustus 2018 Google kembali menyempurnakan Algoritma utama. Tujuannya agar dapat memberikan hasil pencarian sesuai dengan keinginan pengguna.

Dampaknya bagi website yang dioptimasi adalah perubahan posisi di SERP baik itu peringkat turun – naik, atau menurun secara kontinyu. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa hal yang berkaitan dengan isi atau konten pada website.

Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan meningkatkan kualitas konten dan membuatnya berdasarkan apa yang sebetulnya dicari oleh pengguna search engine saat mengetikan kata kunci di kolom pencarian.

Dapatkan Penawaran Terbaik Kami

Kami menawarkan layanan Jasa SEO profesional yang mampu meningkatkan peringkat website di search engine Google melalui pencarian organik, agar dapat bersaing walaupun dengan menggunakan kata kunci yang sangat kompetitif.

Artikel Kami Lainnya

Lihat posting lainnya