best digital marketing forever!

Panduan Lengkap Penggunaan PBN Untuk Blogger

Panduan Lengkap Penggunaan PBN Untuk Blogger

Sebelum membahas panduan lengkap penggunaan PBN untuk blogger, disini kami yang merupakan jasa backlink pbn akan menjelaskan terlebih  dahulu “ Apa itu PBN ?” PBN (Private Blog Networks) merupakan blog yang sengaja dibuat dari expired domain yang memiliki kriteria tertentu biasanya digunakan sebagai backlink. PBN sendiri bisa menjadi ujung tombak dalam upaya SEO, selain itu kita bisa mengontrol penuh terhadap sumber backlink tersebut. Dalam membuat suatu PBN kita harus memiliki budget dan waktu yang cukup untuk mengurus PBN tersebut.

PBN dengan sumber backlink tinggi terdiri dari high PR domain yang memiliki umur bagus. Kita bisa mengarahkannya ke money site atau ke backlink lain untuk keperluan indexing agar money site tersebut muncul dan naik secara cepat. Pada dasarnya PBN lebih condong ke page rank tinggi dan sudah memiliki sumber backlink sebelumnya. Karena untuk memelihara PBN ini perlu membutuhkan waktu dan pekerjaan yang cukup memakan waktu. Maka dari itu dalam upaya membangun PBN ada beberapa kriteria khusus minimal memiliki DA 40 dan PA 40 serta domain memiliki backlink serta berumur.

Private Blog Network juga beresiko dimana Google bisa memblokir PBN tersebut. Maka dari itu setelah era Penguin banyak master SEO yang menggunakan blog network untuk indexing backlink dan memberikan power untuk backlink yang lebih berkualitas.

 

Cara Membuat PBN Untuk SEO

  • Menggunakan Aged domain
  • Hosting harus berbeda dengan IPS dan stabil 100% uptime
  • Membuat konten yang tidak copy paste atau sisipkan beberapa artikel yang masih berhubungan dengan konten sebelumnya (sesuai topik pembahasan)
  • Buatlah halaman dengan baik seperti header, paragraph, images, video, dan outbond authority link.
  • Lakukan Link Building untuk menjaga PR Aged domain, caranya adalah menggunakan inner page dari domain yang lain (masih PBN) yang ber PR, PR akan mengalami fluktuasi namun selama tidak ter-index maka tidak menjadi masalah

 

Kriteria-Kriteria Domain yang Bagus Untuk PBN

  • Kriteria jika domain itu bagus yaitu Valid PR domain-nya (Jika fake maka kita dapat membuatnya valid namun memerlukan waktu)
  • Domain sudah ter-index Google, maka bisa dipastikan PBN itu sudah bagus
  • DA 40+ dan PA 40+ (Open site Explorer), jika tidak memiliki DA dan PA seperti itu, maka bisa melakukan menaikkan sendiri jika menggunakan backlink berkualitas
  • Kriteria domain yang bagus memiliki MozTrust (MT), Citation Flow (CF) 20+ dan Trust Flow (TF) 20+ (Open Site Explorer)
  • Domain yang bagus untuk PBN bisa dilihat apakah domain tersebut 2 kali drop atau belum. Jika sudah lebih 2 kali drop maka itu tidak bagus untuk PBN
  • Referring Domain 15+, semakin tinggi referring itu tinggi semakin memperkuat kualitas PBN tersebut
  • Memiliki backlink 20+ (Ahref) yang relavan pada website tersebut, jauhi spam links, backlink yang beda bahasa (e.g. web bahasa China), backlink berasal dari website adult (negative) yang masuk ke website tersebut. Gunakan domain yang kualitas bukan kuantitas

 

Cara Merawat PBN

  • Memosting artikel original dan 100% unique. Spin konten sebaiknya dihindari
  • Pastikan PBN memiliki konten setidaknya 5 kali postingan
  • Jangan lupa untuk melakukan pembaruan wp ke versi baru
  • Memberikan backlink untuk menjaga page rank serta DA/PA namun tidak boleh berlebihan dalam menanam backlink
  • Memosting artikel secara teratur setidaknya 1 bulan sekali

Yang perlu diketahui disini yaitu PBN (Private Blog Networks) bukan White Hat SEO melainkan Gray Hat Method. Itulah sebabnya para master SEO tidak menyarankan untuk para blogger yang masih pemula menggunakan teknik ini. Jika PBN tidak dilakukan dengan baik maka akan membuat blog bisa terkena penalty dari Google, dan itu menyebabkan search engine tidak suka dengan blog tersebut.